Kepala BPPKAD Sragen Ikuti Lomba Masak Sambel Tumpang

BPPKAD SRAGEN — Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kab.Sragen Dwiyanto, SSTP, MSi mengikuti lomba memasak sambel tumpang, Senin (26/8/2019).Kegiatan ini masih dalam rangkaian memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Lomba ini juga diikuti oleh puluhan kepala OPD se-Kabupaten Sragen beserta istri yang memenuhi halaman pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen. Ke- 78 peserta tersebut tampak sibuk mempersiapkan peralatan masak hingga bumbu-bumbu yang diperlukan. Sementara para staff ikut hadir memadati di luar area perlombaan, mereka tampak menyemangati kepala OPD masing-masing.

Sambel tumpang sendiri merupakan aset dari Sragen warisan nenek moyang yang perlu dijaga kelestariannya. Sambel tumpang ini mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan daerah lain. Sambel tumpang dari Sragen dimasak pakai koyor yang biasa dipakai orang Salatiga. Selain itu tumpang Sragen rasanya lebih gurih dan agak pedas-pedas.

Sementara menurut Bupati Sragen dr.Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang ikut memeriahkan lomba mengatakan, lomba masak tumpang ini untuk memperkenalkan masakan kas Sragen kepada kalayak umum. Selain itu juga untuk menggelorakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), karena semua itu dimasak tanpa menggunakan bahan pengawet makanan. “Kita ingin masyarakat menyadari dan ikut woro-woro kalau kita punya aset yang perlu dijaga bahwa ini dari daerah Sragen,” kata Bupati dr.Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Memang diakui, cara memasaknya beda-beda. Ada yang memakai kara dan tidak, ada yang cair dan kental. Tergantung selera. Ada juga yang digongso dulu dan ada yang langsung dimasukkan semua ke dalam panci. Namun ciri khas sambel tumpang dari Sragen akan tetap terasa.

You May Also Like