Pajak Air Tanah

Pajak Air Tanah adalah pajak atas pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah. Air Tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah.

 

OBJEK  AIR TANAH

 

Objek Pajak Air Tanah adalah pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.

DIKECUALIKAN

Dikecualikan dari objek Pajak Air Tanah adalah :

  1. pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah untuk keperluan dasar rumah tangga, pengairan pertanian, dan perikanan rakyat, serta peribadatan; dan
  2. pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah lainya yang diatur dengan Peraturan Daerah.

SUBJEK PAJAK AIR TANAH

Subjek Pajak Air Tanah adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah.

WAJIB PAJAK AIR TANAH

 

Wajib Pajak Air Tanah adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah.

DASAR PENGENAAN

 

Dasar pengenaan Pajak Air Tanah adalah Nilai Perolehan Air Tanah. Nilai Perolehan Air Tanah sebagaimana dimaksud dinyatakan dalam rupiah yang dihitung dengan mempertimbangkan sebagian atau seluruh faktor-faktor berikut:

  1. jenis sumber air;
  2. lokasi sumber air;
  3. tujuan pengambilan dan/atau pemanfaatan air;
  4. volume air yang diambil dan/atau dimanfaatkan;
  5. kualitas air; dan
  6. tingkat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengambilan dan/atau pemanfaatan air.

Besarnya Nilai Perolehan Air Tanah sebagaimana dimaksud akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati.

TARIF PAJAK AIR TANAH

 

Tarif Pajak Air Tanah ditetapkan sebesar 20 % (dua puluh persen).

BESARAN POKOK PAJAK AIT TANAH

Besaran pokok Pajak Air Tanah yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif dengan dasar pengenaan pajak.

 

Untuk pertanyaan seputar pajak, silahkan kirim pertanyaan melalui form dibawah ini :

[ninja_form id=1]