Serunya BPPKAD GOES to LavaTor

Sabtu pagi itu ( 20/1/2018 ) saatnya Keluarga besar BPPKAD Sragen melupakan sejenak rutinitas pekerjaan kantor. Sekitar seratusan karyawan karyawati seharian penuh menikmati kebersamaan berwisata di jogja. Kesibukan urusan pekerjaan kantor berganti sejenak dengan senyum dan tawa bersama kemolekan sang gunung merapi.

Siapa yang tak kenal dengan merapi, setelah erupsi besar pada tahun 2010 lalu, kawasan Gunung Merapi sisi selatan rata diterjang lahar dan menyisakan lautan pasir yang luas. Tak mau larut kesedihan bencana alam, warga Kaliurang pun menawarkan paket wisata menyusuri lautan pasir dan bebatuan sisa erupsi. Wisata yang yang menawarkan penyusuran kaki gunung merapi dengan menggunakan jeep willys ini menjadi pilihan wisata bagi keluarga besar BPPKAD Sragen. Bukan sekedar wisata, namun lebih penting dari itu bertujuan untuk menjalin kekompakan dan keakrban team BPPKAD Sragen.

Setelah menempuh perjalan kurang lebih 3 jam, akhirnya bis wisata tiba di pos wisata Lava Tour. Rombongan disambut dengan rintikan hujan dan cuaca yang cukup dingin. Sebagian berebutan membeli mantol di sebuah warung kecil tak jauh tempat parkir bis wisata.

Di pemberhentian bis ini, puluhan jeep willys bersama sang sopir telah menunggu rombongan. Tak lama kemudian puluhan jeep ini pun dipenuhi rombongan karyawan karyawati BPPKAD Sragen. Wisata Lava Tour pun dimulai. Sepanjang perjalanan menyusuri merapi, penuh dengan canda tawa dan teriakan teriakan kecil karena goncangan jeep.

Namanya saja Lava Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi menggunakan jeep terbuka. Di sepanjang jalan bisa menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, museum letusan gunung merapi, lautan pasir, hingga pemandangan merapi yang berdiri dengan megahnya. Semua hal ini mampu membuatmu berdecak ngeri ataupun kagum terhadap kebesaran Sang Pencipta.

Jeep juga melewati jalanan sempit dengan turunan curam dan berkelok. Penumpang wajib berpegangan, supaya tidak terjungkal saat pengemudi Willys beraksi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak.

Pemberhentian pertama dari Jeep yakni Museum Sisa Letusan. Di tempat ini bisa melihat saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televisi hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya. Semuanya merupakan koleksi mini museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.

Bunker Kaliadem juga tak terlewatkan untuk dikunjungi. Bunker peninggalan belanda yang terletak di kawasan Kaliadem merupakan pemberhentian utama dari tour ini. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini merupakan hutan yang cukup asri namun kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah serta masuk ke sebuah bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi. Sebagai penutup perjalanan, dan yang paling seru dari semuanya adalah saat Willys digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Meski baju basah kuyup, hal ini akan membuat ketagihan dan berteriak lagi! lagi! lagi!

You May Also Like